Showing posts with label everafter. Show all posts
Showing posts with label everafter. Show all posts

Monday, March 3, 2014

Overtime

Lately, so much hard for us to meet each other. I dont know. Feeling empty inside. In few weeks, we will have our anniversary event. For the fourth times. I am so glad but i  worry too. I worry because, you seem someone else though i still can feel your self on me.
I wanna hug you, E.
I wanna hold your hands till i cant feel anything else.
I miss you. I love you.
Overtime.




"Not sure we did many selfies yesterday. Oh gezzz! I love you so much much much much much, E."

Saturday, February 1, 2014

YAY!!

terima kasih, E. sudah datang di hari sidang kelulusan aku.
dan terima kasih kawan-kawan solid 2009, untuk hadiah kelulusannya.
i love you bottthhhhh!!

marked 27-01-2014.

Monday, December 9, 2013

Well-not.

Well, sometimes i just feel like oh God! Yes.. Aku iriiii!!
Ke siapa? Ke kalian yang punya pacar juga banci kamera. Not banci beneran tapi ya setidaknya bisa berfoto-foto asik dengan kalian.
It's soooooooo different with my E. He's just not a camera-boy! 
It has been for months since we took photos! 

Sometimes, i thought taking pictures of me and E was just very important. Especially if we got to some new places or some interesting places. But he didnt think so. Makes me feel eeeeeeeerrrrrrrrrr.... 
So, friends. Keep your boyfie narsis-narsis jangan sampai luntur. Ohkaaaaaaaaaaay!!

Thursday, November 28, 2013

Asks

Everyone was asking me such this :
Why did you choose him for being your boyfie?

My heart actually asked too. Why did he choose me for being his girlfie?
I love you so much, E.

Monday, October 21, 2013

Happy graduation day!

Happy graduation day my dear E.
I love you so much. I really do.
I wish you anything the best for your life. dan semoga your life becomes our life.
Very proud of you!
all photos credit to Ika Yuliani, Renny and anyone took from my mobile. thank you.
 
"You know, you're very special for me.. Once again, I love you so much.."

Friday, June 7, 2013

You liked him.

You stared at me. Maybe for times. I caught you. I caught the way you stared at me. That was something about a dislike. A dislike stared. I asked my self why you did that. I asked someone about you did that. I found no answers. I used to not find even an answer. But now, I know. 
You liked him.

Tuesday, March 12, 2013

Secepat yang kita bisa.

Aku hanya dapat menikmati satu saat. Ketika mata kita sama-sama menatap.
Tanpa sepatah kata.
Dan aku lihat pendar itu di sudutnya. Pendar rasa yang berbeda.
Persis seperti rasa milikku.

Lalu kau. Atau aku.
Sama-sama berupaya untuk mengalihkan tatapan.
Secepat yang kita bisa.


11-Maret-2013
15:10 wib.

Friday, March 8, 2013

And I miss you so much.

I dont know how to express what i think. What i feel. What i want.
I just want you to know something.
This is so annoying. For me.
I never know it will be.
My love for you is real.
And i miss you so much.
Everytime.
E.

Sunday, January 20, 2013

kepada kamu, e.

Kepada kamu, E, aku selalu merasa rindu. Rindu segalanya tentang kamu, tentang semua yang kamu beri, tentang kita.
Ini memang gila.
Gila.
Aku sayang banget sama kamu.
Aku sangat cinta sama kamu.


Kepada kamu, E, biar aku beri tau sesuatu.
Jika di dunia ini ada kata yang lebih indah dan suci dari cinta, aku akan katakan untuk kamu.

Friday, November 30, 2012

Tanya

Bagiku, bertanya adalah sulit. Tentang kau, tentang ini, dan tentang dia. Tapi, apakah tau? Semua ini lebih sulit lagi untuk ditemukan jawabannya. Setidaknya itu bagiku.

Hei, Someone, apa yang kau tau dan tidak aku tau?
Apa yang kau rasa  dan tidak aku rasa?
Apa yang kau mengerti dan tidak aku mengerti?
Apa yang kau lihat dan tidak aku lihat?
Sungguh aku ingin tau.
Siap atau tidak dengan apa jawaban yang kau punya, aku hanya ingin tau.

Aku sudah menemukan pertanyaanku sendiri.
Lalu, maukah kau memberikan aku jawabannya?

 

Sunday, October 7, 2012

Kepada n~

ada yang tertinggal padaku
setelah ku lepas beban hasrat
seperti yang ada di matamu
barangkali, begitulah
aku titip rasa kasih padamu
biar bersinar, walau langit tak pernah ada
tak pernah biru
kau pun tahu cinta
adalah cinta

                                                                ------as

Wednesday, October 3, 2012

Ayah

Ayah.
Sosok hebat dibalik diri saya sekarang. Hebat banget. Seandainya saja semua hero berkumpul hendak melindungi saya, saya akan pilih ayah saya untuk melindungi saya. Memang, beliau tidak kuat seperti hero lain, tidak dapat terbang, tidak terlalu jenius, pokoknya tidak melebihi hero lain. Akan tetapi, ayah saya pasti akan melindungi anaknya, saya, sebagaimana melindungi dirinya. Saya yakin. Ayah saya pernah bilang itu.

Saya sangat bangga terhadap ayah saya. Saya sangat bersyukur atas dirinya yang Tuhan beri untuk saya. Walau kadang-kadang, sikapnya terhadap pertumbuhan saya tidak dapat saya cerna. Tanpa logika, seharusnya saya memang mengerti. Tanpa ilmu apapun yang sudah saya pelajari, seharusnya saya sudah mengerti. Ah, menyesal sekali atas tindakan itu. Marah, ngambek, nangis buat dapetin ijin dari beliau sering banget saya lakukan. Dengan sengaja nangis meraung-raung agar dibelikan atau diijinkan suatu hal, biar semua orang tau kalo ayah saya pelit :p Hahaha sangat menggelikan kalo inget itu. Sedih juga sih.. Harusnya gak pernah kayak gitu. Harusnya gak usah pake cara so childish begitu:( Padahal dengan kata-kata biasa dan penjelasan yang ayah saya tanya, saya bisa dapet yang saya mau. Dan tentunya dengan kata-kata persuasif sesering mungkin biar gak lupa :D

Ayah saya bukan sosok yang glamor. Tapi beliau sukanya beli baju yang bermerk (gak nyampe jutaan sih). Dan ketika lebaran tiba, sungguh beli baju mulu. Banyakan baju baru ayah saya dibanding semua anak-anaknya malahan. 
Ayah saya itu suka makanan manis, tapi semenjak periksa dokter karena suka pusing, jadi berhenti makan makanan manis. Hmm, skrg si makan lagi. Tapi gak terlalu kayak jaman dulu.
Ayah saya sering banget makan tengah malem, tapi semenjak berat badan naik dan perut membuncit, beliau jadi berhenti makan tengah malem. Akibatnya sih cuma satu. Orang rumah jd gak dapet makanan malem-malem lagi hehehe
Ayah saya bukan orang yang harus punya ini - punya itu. Bahkan kalo beliau gak minat beli apa yang ibu saya mau, gak akan dibelinya sampe kapanpun. Ini sungguhan :|
Ayah saya pake motor jadul. Entah sejak kapan punya itu tapi sepertinya sejak saya SD. Gak tau, padahal kalo diliat dari tabungan sih bisa aja beli motor baru masa kini. Tapi, yes, that's my daddy. Gak suka barang-barang diganti sebelum beliau butuh banget.
Ayah saya penikmat musik dangdut. Ininih jd cekcokan saya dengan beliau, ya habis kalo dengerin musik suaranya kenceng bgt. Hih... Skrg sih saya gak masalahin beliau mau denger musik apapun! Sama sekali engga.
Ayah saya pencinta kuliner Nusantara. Pizza, spagheti, lasagna dkk itu gak ada dalem kamusnya.
Ayah saya juga suka nonton film jaman dulu. Semacam Benjamin dan Warkop DKI. Suka film action, dan binatang-binatang gede. Misalnya film dinosaurus dsb gitu.
Ayah saya idolain Jackie Chan. Ibu saya juga sih kalo ini.
Ayah saya juga idolain seorang penyanyi. YAP, penyanyi dangdut siapa lagi kalo bukan bung Rhoma. Hahaha
Ayah saya gak suka berpakaian formal. Pake batik aja baru mulai ketika saya SMA. 
Ayah saya itu cereweeeet banget. Pokoknya apa-apa dikomentarin. Seneng aja dengernya. Sesekali ketawain beliau karena sungguh deh komentarnya gak nyambung lama-lama sama topik awal.
Ayah saya seneng banget minta makanan punya anaknya. Apapun itu. Sampe nutrisari beli diwarung aja wajib diminta :|
Ayah saya pekerja keras banget. Dari 0 sampe sekarang bisa sekolahin anak-anaknya. Saya bersyukur banget soal ini.
Ayah saya paling anti beliin anaknya hal yang remeh temeh. :((
Ayah saya punya guru spiritual. Wahaha biar gak stress mungkin yah. Pokoknya beliau hormat bgt sama gurunya.
Ayah saya pernah ngutang administrasi madrasah diniyah. Ituloh yang kayak TPA gitu kalo masa kini. Beliau bayar utangnya tau kapan? Setelah sudah bisa berpenghasilan sendiri! Suer ini bener-bener speechless. Wkwkwk
Ayah saya demen nonton FTV. Kalo siang lagi pulang, pasti nontonnya FTV. Meh..
Ayah saya juga demen nonton apatuh yang di TV one, yang lawyers club. Dan berita bola tentunya.
Ayah saya suka banget ledekin saya kalo Milan lagi kalah. Apalagi kalo saya lagi gak bersemangat karena Milan kalah. Dulu pas SMP beliau anti bgt saya suka Milan (mungkin nonton bola) soalnya setiap paginya gak sekolah haha x)) Sekarang sih engga. Udah terbukti sejak Serie A ditayangin di TVRI :D
Ayah saya seneng bgt nemenin anaknya belanja. Ya, ini ngeselin banget karena beliau gak akan bayarin anaknya kalo baju yang dipilih anaknya gak beliau suka. Sungguuuuhhh ini terlaluuuuuu~ Metode nangis ditempat gak akan ngaruh. Gak akan ngerubah apa-apa. Hiks ini terulang ketika lebaran kemarin :") tiba-tiba beliau ngajak ke Pasaraya mau beli baju baru. Mungkin beliau kangen milihin baju untuk saya, setelah selama kuliah saya selalu beli sendiri.
Ayah saya selalu bilang iya untuk urusan sekolah. Buku, alat tulis, alat gambar, baju, kaos kaki, pokoknya semuanya. Soal biaya juga. Kalo saya bilang minta beliin apa-apa, pasti susah. Kalo saya bilang untuk sekolah, pagi-pagi udah ada uang dimeja kamar saya. Sungguh, saya sangat bersyukur atas sikapnya yang satu ini.

Masih banyak tentang ayah saya yang sekarang ini saya ingat. Makanan kesukaannya, bagaimana caranya minum es kelapa batok, yah.. hal-hal sehari-harian beliau sekarang ini sedang menari-nari dipikiran saya. Tapi tariannya terlampau cepat, tangan saya tak dapat mengimbangi.

Saya sudah dua puluh tahun. Saya belum bisa sepenuhnya dewasa. Tapi saya tau apa tujuan saya hidup selain beribadah. Saya ingin mengulang rasa bangga yang ayah saya rasa ketika saya SMA. Ah, saat itu saya tau, ayah saya tengah bangga. Senyumnya lebar, cerah, ceria, senang, matanya berbinar, walau hanya terlihat sedikit binar itu karena mata beliau sipit, tapi saya tau itulah mata yang sedang berbinar. Beliau bertanya pada saya mau dibelikan apa, yang sialnya saat itu saya bilang buku pelajaran kelas tiga. Pulang dari toko buku, ayah saya bilang kalo beliau seneng banget anaknya yang bodoh ini naik kelas tiga, yang saat itu hanya tiga orang yang naik kelas. Beliau seneng banget bahwa anaknya yang tolol ini hanya akan menempuh pendidikan dua tahun SMA bersama dua teman lainnya dari 24 siswa. Saya cuma senyum saat itu, tanpa komentar apa-apa karena saat itupun saya tengah larut dalam rasa bahagia.

Ya, saya ingin mengulang rasa bangga ayah saya. Saya juga ingin membelikan semua yang ibu saya perlu atau mau, tanpa harus menunggu persetujuan ayah saya. Dan, saya ingin menjadi pembuka pintu surga bagi ayah saya. Karena dalam agama saya, anak perempuan yang membukakan pintu surga bagi ayahnya. Yang menjadi penyempurna agama suaminya kelak, dan yang memiliki surga dibawah telapak kakinya untuk anaknya nanti.

Saya sangat sayang pada ayah saya, juga ibu saya. Dibalik telepon ibu saya, saya yakin disampingnya ada ayah saya yang juga khawatir ketika saya pulang terlambat. Sekarang, saya ingin mengatakan IYA pada semua yang ayah saya minta. Untuk saat ini, perlakuan seperti itulah yang beliau ingin dari anaknya, dari saya.

I know, forever and after, i will be my daddy's little girl. And i really don't mind. I love you over the universe!!
Selalu lah jadi ayah saya yang cerewet dan suka musik dangdut :p
Semoga Tuhan memberi keberkahan pada ayah dan ibu. Semoga saya bisa mengulang rasa bangga ayah. Semoga ayah dan ibu bisa mendampingi saya wisuda, menikah dan ketika pertama kali punya anak. Biarlah Tuhan gak melindungi saya, asal Tuhan meindungi ayah saya. Dan ibu saya.

Satu hal, ayah saya pernah bernasihat, sampai sekarang saya ingat. Tak pernah sedikitpun saya lupa. Bilangnya, "Belilah jualan dari penjual renta. Entah butuh atau tidak. Carilah alasan untuk membeli jualan mereka".

"Sungguh, aku juga kangen masa kecil bareng ayah. Yang ayah suka potongin rambut aku model mangkok :))"

Friday, August 10, 2012

Bolehkah aku meminta, Tuhan?

Aku tahu soal perkara jodoh.
Aku tahu Tuhan yang mengatur semua.
Tapi aku juga hamba, yang senantiasa meminta.

Tuhan, memang jodohku ada di tanganMu. Ada dalam kehendakMu. Ada pada takdirMu.

Tetapi, bolehkah aku meminta, padaMu, Tuhan?
Biarkan saja aku pilih jodohku. Lalu Kau setujui pilihanku..


@putriprat

Wednesday, February 15, 2012

L is for love.

Hari ini tanggal 14 Februari 2012 pukul 23.55. Sebentar lagi sih hari yang katanya mereka hari kasih sayang ini berakhir. Tapi tetep dong, kasih sayang yang kalian rasain itu gakboleh ikutan berakhir ya! ;;)


Kasih sayang itu gak selalu identik memang dengan suatu perasaan asmara yg indah bagi sepasang muda mudi anak Adam. Tapi, ya gak bisa juga sih dipungkiri kalau kasih sayang itu bagian dari kisah asmara sepasang makhluk ciptaan Tuhan. They called it with love 



Love atau dalam Bahasa Indonesia diartikan sebagai cinta memang diciptakan untuk sebuah kebahagiaan. Harusnya. Kenapa? Karena sepertinya gak sedikit juga ya yang terluka karena perasaan cinta tersebut. Padahal, sebenarnya cinta itu memang hanya diciptakan untuk sebuah kebahagiaan. Bukan yg lain. Gak ada rasa sakit, rasa kecewa, rasa merana yang disebabkan oleh cinta. Cinta itu putih suci. Mungkin, yang menyebabkan perasaan-perasaan kecewa itu bukan cinta. Tapi ambisi dari diri kita dan ambisi itu dengan mudah menemukan kambing hitam. Kambing hitamnya adalah cinta.

Saya sih gak terlalu khatam dalam dunia percintaan. 
Dalam hidup, gak banyak laki-laki yang singgah di hati saya yang dihatinya juga ada saya. Tentunya yang dimulai dari kata-kata cinta yang diungkapkan ya! Hihihi..
Sebagai perempuan, saya selalu menganggap kalau dalam urusan percintaan terhadap lawan jenis ini, para lelaki adalah pihak yang selalu beruntung. Kenapa? Ah, mereka selalu saja sah dalam hal mengungkapkan perasaan cinta. Walau, bukan gak mungkin juga sih wanita tidak ada yang memiliki sifat dan keberanian seperti lelaki (pada semestinya). Hanya saja, kebetulan, sejak dahulu hingga sekarang, disekeliling saya, jumlah wanita yang memiliki sifat seperti itu masih jauh sekali dari jumlahnya lelaki yang punya sifat itu.

Sebagai salah satu dari prempuan, apalagi sebagai saya, mengungkapkan perasaan yang disebut cinta pada seseorang yang belum memulai dengan saya untuk berbagi cinta itu semacam sebuah kesukaran yang amat amat sangat sukar. Tidak terlalu paham dan bisa untuk melakukan hal itu. Ah, kadang saya berfikir, kenapa gak berani aja bilang suka sama orang yang mungkin juga suka jika dilihat dari perangainya. Kenapa perempuan bersikap seperti itu? Enggan mulai, tetapi mau. wehehe cuma bisa memberikan sinyal, yang kadang laki-laki gak ngerti (atau pura-pura tidak mengerti).


Detik ini saya tulis kata ini, udah berganti hari ternyata.. :)

Ah, pals, kalau bicara soal cinta kayanya banyak banget ya mozaik-mozaiknya. Jutaan, milyaran, aaah pokoknya banyak. Dalam kisah percintaan dalam hidup saya aja ada bermilyar mozaik hihi. 
Pokoknya, jangan ragu deh ungkapin rasa cinta kalian ke seseorang yang kalian cinta. Daripada menjadi sebuah sesuatu yang tertinggal tanpa terungkap, kan?! 

Pesan aja sih untuk kalian para manusia yang sedang merasakan anugerah cinta.
Untuk perempuan : Gak ada salahnya sih untuk memulai. Walaupun menurut saya ini juga sangat sulit. Tapi, mungkin memang dia laki-laki untuk kamu. Untuk nemenin kebahagiaan kamu. Atau memberi sinyal-sinyal hahaha. Sinyalnya disesuaikan aja tapinya. Gak perlu juga setiap hari sms. Takutnya dia ilfeel. Apalagi kalau yg ditaksir seorang laki-laki yang pemalu dan umm, gak berani mulai kalau gak ada sinyal. Cumaa, ya, sebagai cewe ga bagus juga ya kalau terus-terusan kayak gini. Kalau memang response mereka terhadap sinyal-sinyal cinta kalian gak ada, jangan dipaksain. Bisa malu-maluin diri sendiri kalau gitu. get it, no?
Kalau untuk laki-laki sih gak ada, hanya saja. Kalian beruntung kan udah jadi cowok yang dalam tanda kutip bebas dan selalu sah untuk memulai dan bilang cinta. Be sensitive lah sedikit terhadap sinyal-sinyal yang diberi para wanita hihihi.. :-p Kalau suka, start it. kalau engga, leave it. Gausah jadi php!! *err

By the way, ini persepsi dari sudut pandang saya loh ya! 
Happy late val's day, everyone.

Say your love, you will never regret.

Thursday, February 9, 2012

Did you write those lyrics in heaven? Did you compose this song in heaven?

The spirit carries on.

Music by Dream Theater
Lyrics by John Petrucci


Nicholas:
Where did we come from,
Why all we here?
Where do we go when we die?
What lies beyond
And what lay before?
Is anything certain in life?

They say, "Life is too short,"
"The here and the now"
And "You're only given one shot"
But could there be more,
Have I lived before,
Or could this be all that we've got?

If I die tomorrow
I'd be all right
Because I believe
That after we're gone
The spirit carries on

I used to be frightened of dying
I used to think death was the end
But that was before
I'm not scared anymore
I know that my soul will transcend

I may never find all the answers
I may never understand why
I may never prove
What I know to be true
But I know that I still have to try

If I die tomorrow
I'd be all right
Because I believe
That after we're gone
The spirit carries on

Victoria:
"Move on, be brave
Don't weep at my grave
Because I am no longer here
But please never let
Your memory of me disappear"

Nicholas:
Safe in the light that surrounds me
Free of the fear and the pain
My questioning mind
Has helped me to find
The meaning in my life again
Victoria's real
I finally feel
At peace with the girl in my dreams
And now that I'm here
It's perfectly clear
I found out what all of this means

If I die tomorrow
I'd be all right
Because I believe
That after we're gone
The spirit carries on

It is just a cool song. Amaze me.
Did you write those lyrics in heaven? Did you compose this song in heaven?
Truly a great and touching song.. Hyped.

Tuesday, February 7, 2012

I hope. I do hope..

Today was not really my day. Not really. It was just so much worst.
I hate to know this fact. I hate to be sad cause i know this fact.
I dont wanna be me, be someone that knowing this fact. I dont wanna someone i love so much, must be at this situation. I dont want, really, I dont want..

What is it going to be, when you know you're in a serious ill?
What is it going to be, when you know that someone who knows you very well is in a serious ill?

You know what is it like if you are in thus situation, no?!
I did, pals.. 
I am feeling that, now :'(.
And I am so sad. I am so broke to know this fact.
Nothing is gonna be as same as yesterday,  everything's changing from now and on.

I am afraid, so much afraid.
I hope, you get your best health again :'( I do hope, you get yourself again. So much love <3

A poetry. A remember. A you.

What do you know about a poetry?
Yes, a poetry.. A poetry can talk about whatever. About pains, sorrows, sads, happy, loves, brokes or maybe flats. I love poetry. From whoever the creator, I just love a poetry. ofcourse a good one or maybe a poetry that describes what i am feeling right now :D. You do too, no?

I know this poetry when i was in 2nd grade in my junior high school. I knew it because that was the moment we had to perform a poetry in front of the class. I knew it and then i feel loved. It is a cool poetry, pals.. really it does.
I forgot about this whole poetry actually and ofcourse the one behind :p. But i didnt forget about the last words, the coolest part. I never forget it. At least, til now..
Then, I decided to search it in Google. And yes, Google told me about the poetry.
Enjoy this poetry like i did, pals..




Soni Farid Maulana

Kau

Memang di musim salju
Tak ada bunga kuncup walau sepucuk
Tapi di dasar kalbuku; kau setangkai angkuli
Mekar sudah.

Malam hanya angin dingin
Mengetuk-ngetuk jendela kamarku,
Menggigilkan pepohonan. Tapi bara
yang kau taruh dalam hatiku; berkobar,

Menjelma api, menghangatkan pikir dan rasa
Mencairkan gairah hidupku yag nyaris beku
Sepadat batu. Di lain waktu kau adalah arus air

Mendenyutkan sungai yang dikerontangkan
Terik matahari. Kau arah yang kutuju
Bebas dari kehancuran

(2001)



This poetry has also been translated by someone, named Nikmah Sarjono.
This english version is the first I know before the bahasa indonesia version. Ah,  feel like i am a juniorhighschoolgirl again, sit down at the back of class, read this poetry again, again, again and never feel bored. Until my name was called by my teacher. That's sweet. a 2nd grade juniorhighschoolgirl, with a poetry that impressed her so much. i swear, i never feel like so much adored a poetry, except this!
And here for, you..

You

Indeed in the winter
There isn’t a single bud of flower
But in the bottom of my heart;
You are a beautiful Angkuli
In bloom

Night is only the cold wind
Knocking on my window
Trembling the trees. But the flame
You aroused in my soul; blazing

Becomes fire, warms my thoughts and senses
Melting my almost frozen passion of life
Like a rock. At other times you are the water flowing
Throbing again the dry river
Dehydrated by the sun. 
You are my destination
Free from destruction.

(2001)

"And I still remember about You are my destination. Free from destruction.. And maybe, i wont ever forget about that last piece of the poetry.."

Sunday, January 1, 2012

Selamat Tahun Baru, Pals..

It must be my very first post in 2012.
Ah, It has been 31 minutes since the New Year happened.
I said happy new year in Bahasa. Cause it is special.. And i got the meaning by saying in Bahasa. I dont know why, just say.. 

Selamat Tahun Baru Parents. Mom Dad. Hope you got health this year, like the previous year..
Selamat Tahun Baru Kibo and Ompong, alias my sista and brada, Wiwit & Gilang
Selamat Tahun Baru Eko Erwis Wandoko. God bless you anytime, anywhere :* Hugs.
Selamat Tahun Baru Deffroin (still exist? haha) - Mariska, Wulan.. ah Rasa kangen ini menggunung meluap-luap!
Selamat Tahun Baru Wewe :) *keep rock, crazed, laugh! huyeeeh* Ucha, Nyunyun, Dedew, Teteh, Sunar, Sicil, Tia, Pipit and Putri. Just love love mucho. Hugs.
Selamat Tahun Baru D :):|
Selamat Tahun Baru, Kawan, Pals..


And fireworks has done their job. Like everytime I saw them. They are still pretty. They are still cool. Adored!

Wednesday, December 28, 2011

Jawaban. Untuk yang ingat.

Not-a-very-important post actually.
But. It is so much important for me. And him. Maybe..

Aku biasa dengan kamu. 
Aku biasa memiliki hari, waktu, udara, air, penglihatan, ah.. atau apalah itu yang ada didunia, dengan kamu.
Aku biasa mengalami sebuah moment, yang juga kamu alami. Di waktu yang sama. Di tempat yang sama. Di dalam perasaan yang juga sama. 
Aku biasa berbagi semua keluh dengan kamu. Semua riang juga dengan kamu. Dan semua hal yang aku tidak tahu persis apa itu, dengan kamu.
Aku biasa menumpahkan segala perasaan emosi, marah, kagum, bangga, dengan kamu.
Aku biasa menjadikan diri aku, itu kamu.
Aku biasa menjadi kamu, dengan aku yang tetap juga aku.
Ah. Aku memang sudah terlalu terbiasa dengan kamu. Semua. Semuanya memang menjadi sebuah biasa untuk aku bisa dengan kamu.

Kamu ingat tentu, apa yang kita bicarakan dini hari tadi. Pukul 1 tanggal 28 Desember.
Aku tau jawaban atas pertanyaan aku yang tadi pagi pun tidak kamu ingat.
Setelah semua cerita itu. Setelah kamu bilang saat ini dan aku tidak seperti kemarin. Saat aku kembali bertanya kenapa dan kamu jawab, "aku gak tau kenapa. tapi emang gitu, aku kecewa tapi gak sekecewa dulu".

Dan, ya, memang, seharusnya dulu memang tidak perlu kamu rasakan lagi.
Aku tau apa jawaban atas pertanyaan kenapa dari aku. Aku tau. Persis. Pasti persis. Jawabannya singkat saja.

Karena, karena sekarang kamu memang sudah terbiasa tanpa diri aku. Sudah terbiasa memiliki perasaan yang biasa. 

Dan sekarang, mungkin memang semua biasa yang dulu akan menjadi biasa yang sekarang.
Apa lagi ya?! 
Mungkin, aku mau bilang. Maaf, sampai sekarang, detik ini aku menutur huruf, aku memang belum bisa menjadi seseorang dibalik aku yang terlalu biasa dengan kamu.

Last.
Saat ini, sekiranya aku bisa sekali saja menjelma menjadi hujan. Pasti akan aku derasi, tubuhmu dengan pelukan.

Terima kasih untuk waktumu buatku, dearest. You're special as always.

Saturday, December 24, 2011

matahari diatas gili

no more words i could say, no more minds i could think, no more images i could describe.
but this poem is so-much-amaze me. as much as the muchest.
i thought, it is so womanthought. 
it is honest. loyal. cool. and humble. it describes "we can say an usualloveword, then all loves are collecting itself to that usualloveword." oh my God, what i can say anymore. i just adored it from the first sight. i love love love this poem. like i love love love the one i give this to. he is, ah you know! i have talked about him all this blogposts long.. :):)

this is.. that magic, if there is a word which means higher than "love", i would say it. i would say it to tell you how this poem ah-maze me. i would say it for you, the one who has been accepted me with all my minus.
again, again and again.. this is for you, special..

biarlah aku menjadi api 
pada damar yang menempel di dindingmu 
meski tak layak cahayaku menyamai mataharimu
api yang tak benderang 
api yang selalu dipermainkan angin
tapi aku ialah api yang ingin menyala
selama-lamanya untukmu
meski minyak telah kering pada sumbu